Dialogue

Vocabulary

Learn New Words FAST with this Lessonโ€™s Vocab Review List

Get this lessonโ€™s key vocab, their translations and pronunciations. Sign up for your Free Lifetime Account Now and get 7 Days of Premium Access including this feature.

Or sign up using Facebook
Already a Member?

Lesson Notes

Unlock In-Depth Explanations & Exclusive Takeaways with Printable Lesson Notes

Unlock Lesson Notes and Transcripts for every single lesson. Sign Up for a Free Lifetime Account and Get 7 Days of Premium Access.

Or sign up using Facebook
Already a Member?

Lesson Transcript

Arisan! (2003)
Film Arisan menceritakan tentang kehidupan masyarakat kelas atas Jakarta yang di umur tigapuluhan telah menikmati kesuksesan. Tiga orang tokoh dalam cerita ini Memey diperankan oleh Cut Mini, rekan kerjanya Sakti diperankan oleh Tora Sudiro, dan Andien diperankan oleh Aida Nurmala mewakili sedikit dari mereka yang beruntung di Jakarta. Dari luar, mereka terlihat menjalani hidup yang sempurna. Andien yang menikah dengan pria mapan adalah istri yang berbakti pada keluarga, sementara Memey dan Sakti adalah pengusaha sukses. Tapi ternyata mereka adalah pribadi-pribadi yang menyimpan cerita tersendiriโ€ฆdan cerita tersembunyi itu terbuka saat mereka berkumpul dalam Arisan.
Dengan berani, film ini mengusung dua tema yang umumnya masih dipandang tabu, yaitu hedonisme masyarakat kelas atas dan hubungan terbuka antarhomoseks. Lewat film ini ditunjukan pergumulan seorang Sakti untuk keluar dari ketakutannya dan menyatakan diri seorang homoseks secara terbuka. Satu hal yang menarik dari film ini adalah dialog-dialognya yang singkat namun cerdas diucapkan dalam bahasa yang umumnya digunakan orang Jakarta. Ini membuat penonton, penonton Jakarta khusuusnya, merasa sangat dekat dengan film ini. Alurnya pun segar dan menarik, diselipi humor-humor lokal Jakarta sehingga membuat film lebih hidup.
Dalam film ini ditunjukan adegan ciuman sepasang gay. Hal ini sangat mengejutkan penonton dan masih sulit diterima oleh orang banyak. Indonesia adalah negara dengan penduduk Muslim terbanyak di dunia, dan hubungan homoseksual tidak diterima di Indonesia dan dipandang sebagai dosa. Jadi film ini jelas mendobrak sebuah tradisi.
Di sisi buruknya, banyak orang yang tidak dapat menikmati film ini karena mereka merasa tidak bisa berbagi atau mengerti masalah tokoh-tokoh yang digambarkan dalam film ini. Bagi masyarakat di luar kelas yang digambarkan dalam film, masalah yang dihadapi memang terkesan dibuat-buat. Film ini juga mendapat kritikan keras karena ketidaksensitifannya dalam mengumbar budaya hedonisme dalam kondisi riil masyarakat yang masih penuh kesulitan. Tapi terlepas dari semua kritik, Arisan dikenang sebagai film yang signifikan yang berani menentang tradisi dan menawarkan jenis film baru yang memperkaya perfilman Indonesia.

1 Comment

Hide
Please to leave a comment.
๐Ÿ˜„ ๐Ÿ˜ž ๐Ÿ˜ณ ๐Ÿ˜ ๐Ÿ˜’ ๐Ÿ˜Ž ๐Ÿ˜  ๐Ÿ˜† ๐Ÿ˜… ๐Ÿ˜œ ๐Ÿ˜‰ ๐Ÿ˜ญ ๐Ÿ˜‡ ๐Ÿ˜ด ๐Ÿ˜ฎ ๐Ÿ˜ˆ โค๏ธ๏ธ ๐Ÿ‘

IndonesianPod101.com Verified
Thursday at 06:30 PM
Pinned Comment
Your comment is awaiting moderation.

Arisan! (2003)

Film Arisan menceritakan tentang kehidupan masyarakat kelas atas Jakarta yang di umur tigapuluhan telah menikmati kesuksesan. Tiga orang tokoh dalam cerita ini Memey diperankan oleh Cut Mini, rekan kerjanya Sakti diperankan oleh Tora Sudiro, dan Andien diperankan oleh Aida Nurmala mewakili sedikit dari mereka yang beruntung di Jakarta. Dari luar, mereka terlihat menjalani hidup yang sempurna. Andien yang menikah dengan pria mapan adalah istri yang berbakti pada keluarga, sementara Memey dan Sakti adalah pengusaha sukses. Tapi ternyata mereka adalah pribadi-pribadi yang menyimpan cerita tersendiri…dan cerita tersembunyi itu terbuka saat mereka berkumpul dalam Arisan.    
Dengan berani, film ini mengusung dua tema yang umumnya masih dipandang tabu, yaitu hedonisme masyarakat kelas atas dan hubungan terbuka antarhomoseks. Lewat film ini ditunjukan pergumulan seorang Sakti untuk keluar dari ketakutannya dan menyatakan diri seorang homoseks secara terbuka. Satu hal yang menarik dari film ini adalah dialog-dialognya yang singkat namun cerdas diucapkan dalam bahasa yang umumnya digunakan orang Jakarta. Ini membuat penonton, penonton Jakarta khusuusnya, merasa sangat dekat dengan film ini. Alurnya pun segar dan menarik, diselipi humor-humor lokal Jakarta sehingga membuat film lebih hidup.
Dalam film ini ditunjukan adegan ciuman sepasang gay. Hal ini sangat mengejutkan penonton dan masih sulit diterima oleh orang banyak. Indonesia adalah negara dengan penduduk Muslim terbanyak di dunia, dan hubungan homoseksual tidak diterima di Indonesia dan dipandang sebagai dosa. Jadi film ini jelas mendobrak sebuah tradisi.
Di sisi buruknya, banyak orang yang tidak dapat menikmati film ini karena mereka merasa tidak bisa berbagi atau mengerti masalah tokoh-tokoh yang digambarkan dalam film ini. Bagi masyarakat di luar kelas yang digambarkan dalam film, masalah yang dihadapi memang terkesan dibuat-buat. Film ini juga mendapat kritikan keras karena ketidaksensitifannya dalam mengumbar budaya hedonisme dalam kondisi riil masyarakat yang masih penuh kesulitan. Tapi terlepas dari semua kritik, Arisan dikenang sebagai film yang signifikan yang berani menentang tradisi dan menawarkan jenis film baru yang memperkaya perfilman Indonesia.