Dialogue

Vocabulary (Review)

Learn New Words FAST with this Lesson’s Vocab Review List

Get this lesson’s key vocab, their translations and pronunciations. Sign up for your Free Lifetime Account Now and get 7 Days of Premium Access including this feature.

Or sign up using Facebook
Already a Member?

Lesson Notes

Unlock In-Depth Explanations & Exclusive Takeaways with Printable Lesson Notes

Unlock Lesson Notes and Transcripts for every single lesson. Sign Up for a Free Lifetime Account and Get 7 Days of Premium Access.

Or sign up using Facebook
Already a Member?

Lesson Transcript

Laskar Pelangi (2008)
Laskar Pelangi adalah film drama tentang kehidupan sepuluh orang anak dalam satu kelas di sebuah desa terpencil. Film ini diangkat dari novel yang laku keras dengan judul yang sama karya Andrea Hirata.
Cerita dimulai dengan adegan dramatis. Sebuah sekolah kecil Muhammadiyah berlokasi di desa Gantung, Belitung Timur, Pulau Belitung, terancam dibubarkan karena kekurangan murid. Pada hari pendaftaran hanya 9 orang murid yang datang. Setelah menunggu beberapa waktu dan hendak diputuskan untuk ditutup oleh kepala sekolah, datanglah seorang anak bersama ibunya mendaftarkan diri.
Dari sini cerita drama yang menghanyutkan jutaan penonton di Indonesia ini dimulai. Laskar Pelangi, demikian gelar yang diberikan oleh Bu Muslimah ibu guru mereka, menjalani hari-hari menyenangkan, tertawa dan menangis bersama. Kesepuluh anak ini mewakili semua tipe anak khas anak sekolah yang kita sering temui—si jenius, si bodoh si badung, si keras kepala, si tampan, si jago olahraga, si ceria, si pemarah dan si pendiam.
Kisah sepuluh kawanan ini berakhir dengan kematian ayah Lintang yang memaksa si jenius cilik putus sekolah. Setelah itu mereka terpencar. Kisah dilanjutkan dengan kejadian 12 tahun kemudian, ketika Ikal sang tokoh utama yang bekerja di luar pulau Belitung kembali ke kampungnya.
Film ini menyampaikan pesan sang penulis buku yang juga anggota Laskar Pelangi tentang kenyataan pahit anak-anak sekolah khususnya di daerah terpencil. Lewat buku dan filmnya masyarakat dan pemerintah Indonesia diajak untuk lebih memperdulikan nasib anak-anak di daerah terpencil. Laskar Pelangi juga mengingatkan pentingnya arti pendidikan formal bagi masyarakat miskin di Indonesia. Ceritanya yang menghanyutkan, dan sentuhan alami nan artistik Pulau Belitung membuat film ini diterima dengan baik oleh penonton di seluruh Indonesia. Film ini ditonton oleh lebih dari 4.6 juta penonton.

Comments

Hide