Dialogue

Vocabulary (Review)

Learn New Words FAST with this Lesson’s Vocab Review List

Get this lesson’s key vocab, their translations and pronunciations. Sign up for your Free Lifetime Account Now and get 7 Days of Premium Access including this feature.

Or sign up using Facebook
Already a Member?

Lesson Notes

Unlock In-Depth Explanations & Exclusive Takeaways with Printable Lesson Notes

Unlock Lesson Notes and Transcripts for every single lesson. Sign Up for a Free Lifetime Account and Get 7 Days of Premium Access.

Or sign up using Facebook
Already a Member?

Lesson Transcript

Hari Raya Kurban
Hari Raya Idul Adha adalah hari raya terbesar kedua umat Islam. Hari ini dirayakan untuk memperingati kerelaan nabi Ibrahim mengorbankan anaknya Ismael karena permintaan Tuhan. Permintaan pengorbanan Ismael adalah wujud ujian Tuhan akan ketaatan Ibrahim. Dalam kepercayaan Islam, setelah melihat ketaatan Ibrahim, Tuhan membatalkan permintaan pengurbanan Ismael dan menerima korban domba sebagai gantinya.
Di Indonesia yang adalah negara berpenduduk Islam terbesar di dunia, hari raya Idul Adha adalah hari libur resmi nasional. Pada hari ini semua kantor tutup dan pelayanan-pelayanan resmi lainnya, kecuali rumah sakit, ditutup. Masyarakat Indonesia menyebut Idul Adha dengan sebutan Hari Raya Kurban atau hari Raya Haji karena perayaannya jatuh pada musim haji di Mekah.
Ciri khas dari hari raya kurban adalah sedekah dalam bentuk pemberian daging hewan seperti sapi, kambing dan domba. Biasanya beberapa hari bahkan minggu sebelum hari rayanya, kita dapat menemui penjualan ternak di berbagai tempat seperti tanah lapang, tanah-tanah kosong di dekat masjid, bahkan di sudut dan persimpangan jalan. Di sana hewan-hewan seperti kambing, domba dan sapi ditambatkan dengan tali ke tonggak, sementara penjualnya menunggu di gubuk darurat. Kadang bau menyengat kotoran hewan tercium sampai kejauhan dan jadi sangat mengganggu.
Sudah menjadi kebiasaan bagi mereka yang berpunya untuk membeli hewan kurban dan membagikan dagingnya kepada masyarakat khususnya kaum tidak berpunya untuk meniru semangat berkurban yang diteladankan nabi Ibrahim.
Perayaan dimulai dengan takbiran pada malam sebelum hari raya. Semua mesjid melantunkan takbir bersahut-sahutan menggunakan pengeras suara sejak usai sembahyang sore maghrib sampai dini harinya. Di beberapa tempat tertentu seperti di desa-desa di daerah Jawa dan Sumatra, takbir dikumandangkan secara berkeliling. Anak-anak dan para pria berkelompok, berjalan berarak, dan meneriakkan takbir sambil membawa beduk dan rebana. Tujuannya adalah untuk memeriahkan perayaan sambil memberitakan kegembiraan.
Esok paginya diadakan sholat Eid secara serentak di semua mesjid. Karena pesertanya banyak, biasanya sholat diadakan di tanah lapang, lapangan sepakbola atau lapangan parkir. Setelah selesai sholat, masyarakat berkumpul ditempat-tempat pemotongan hewan yang dibuka secara umum. Di sini hewan-hewan kurban disembelih dan dagingnya dimasukkan dalam kantong plastik. Mereka yang berminat dapat mengantri mengambil kupon. Kemudian kupon ditukar dengan sekantong daging kurban.

Comments

Hide