Dialogue

Vocabulary

Learn New Words FAST with this Lessonโ€™s Vocab Review List

Get this lessonโ€™s key vocab, their translations and pronunciations. Sign up for your Free Lifetime Account Now and get 7 Days of Premium Access including this feature.

Or sign up using Facebook
Already a Member?

Lesson Notes

Unlock In-Depth Explanations & Exclusive Takeaways with Printable Lesson Notes

Unlock Lesson Notes and Transcripts for every single lesson. Sign Up for a Free Lifetime Account and Get 7 Days of Premium Access.

Or sign up using Facebook
Already a Member?

Lesson Transcript

TTM
Teman Tapi Mesra atau sering disingkat TTM adalah lagu karya Ratu yang merajai tangga-tangga lagu dalam negeri di tahun 2005. Kepopuleran lagu ini terus berlanjut hingga tahun 2006 dan masih sering diputar di radio sampai sekarang.
TTM bercerita tentang seorang perempuan yang sudah memiliki pasangan tetapi ditaksir oleh teman laki-lakinya. Perempuan ini lalu mengusulkan agar mereka berteman saja, teman tapi mesra.
Selain isinya yang unik dan sedikit kontroversial, TTM adalah lagu yang sangat bagus dari sisi penggarapan dan bakat. Lagu TTM, sama seperti lagu lain yang diracik oleh Dhani Ahmad pentolan Dewa, menggunakan kontroversi sebagai penarik perhatian. Sebelum istilah TTM hadir, teman ya teman saja. Kalau sudah mesra, maka itu sudah bukan teman lagi tetapi pacar. Tetapi, seperti biasa, Dhani mencampur aduk kedanya.
Mulan Kwok merupakan vokalis baru Ratu menggantikan Pingkan Mambo yang keluar dari Ratu untuk bersolo karir. Lagu TTM ini merupakan lagu debutnya yang akan menetukan apakah Mulan Kwok akan diterima dengan baik atau sebaliknya.
Untuk mengukur pasar, single TTM dirilis pada Agustus 2005 dalam album keroyokan bertajuk Ratu and Friends. Album ini berisi 2 single Ratu, Teman Tapi Mesra dan Di Dadaku Ada Kamu, dan single dari 8 artis lainnya. Di luar dugaan album ini meledak di pasaran. Singel "Teman Tapi Mesra" merajai tangga lagu tidak hanya di Indonesia, bahkan di Singapura dan Malaysia. Album ini berhasil terjual sebanyak lebih dari 400.000 kopi dan diganjar 2X Platinum oleh Sony BMG, perusahaan tempat duo ini bernaung. Teman Tapi Mesra juga meraih penghargaan sebagai Karya Produksi Terbaik pada AMI Awards 2006.

1 Comment

Hide
Please to leave a comment.
๐Ÿ˜„ ๐Ÿ˜ž ๐Ÿ˜ณ ๐Ÿ˜ ๐Ÿ˜’ ๐Ÿ˜Ž ๐Ÿ˜  ๐Ÿ˜† ๐Ÿ˜… ๐Ÿ˜œ ๐Ÿ˜‰ ๐Ÿ˜ญ ๐Ÿ˜‡ ๐Ÿ˜ด ๐Ÿ˜ฎ ๐Ÿ˜ˆ โค๏ธ๏ธ ๐Ÿ‘

IndonesianPod101.com Verified
Thursday at 06:30 PM
Pinned Comment
Your comment is awaiting moderation.

TTM

Teman Tapi Mesra atau sering disingkat TTM adalah lagu karya Ratu yang merajai tangga-tangga lagu dalam negeri di tahun 2005. Kepopuleran lagu ini terus berlanjut hingga tahun 2006 dan masih sering diputar di radio sampai sekarang. 
TTM bercerita tentang seorang perempuan yang sudah memiliki pasangan tetapi ditaksir oleh teman laki-lakinya. Perempuan ini lalu mengusulkan agar mereka berteman saja, teman tapi mesra.
Selain isinya yang unik dan sedikit kontroversial, TTM adalah lagu yang sangat bagus dari sisi penggarapan dan bakat. Lagu TTM, sama seperti lagu lain yang diracik oleh Dhani Ahmad pentolan Dewa, menggunakan kontroversi sebagai penarik perhatian. Sebelum istilah TTM hadir, teman ya teman saja. Kalau sudah mesra, maka itu sudah bukan teman lagi tetapi pacar. Tetapi, seperti biasa, Dhani mencampur aduk kedanya.
Mulan Kwok merupakan vokalis baru Ratu menggantikan Pingkan Mambo yang keluar dari Ratu untuk bersolo karir. Lagu TTM ini merupakan lagu debutnya yang akan menetukan apakah Mulan Kwok akan diterima dengan baik atau sebaliknya.
Untuk mengukur pasar, single TTM dirilis pada Agustus 2005 dalam album keroyokan bertajuk Ratu & Friends. Album ini berisi 2 single Ratu, Teman Tapi Mesra dan Di Dadaku Ada Kamu, dan single dari 8 artis lainnya. Di luar dugaan album ini meledak di pasaran. Singel "Teman Tapi Mesra" merajai tangga lagu tidak hanya di Indonesia, bahkan di Singapura dan Malaysia. Album ini berhasil terjual sebanyak lebih dari 400.000 kopi dan diganjar 2X Platinum oleh Sony BMG, perusahaan tempat duo ini bernaung. Teman Tapi Mesra juga meraih penghargaan sebagai Karya Produksi Terbaik pada AMI Awards 2006.